Warga Kabupaten Malang patut berbangga, pasalnya Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang dr Ratih Maharani mengatakan usia harapan hidup masyarakat di Kabupaten Malang terbilang cukup tinggi di tahun 2019 ini. Dengan angka mencapai 71 tahun, angka ini terpaut sedikit dengan usia harapan hidup di Kabupaten Sleman yang menjadi tertinggi di Indonesia dengan usia harapan hidup rata-rata untuk perempuan di Kabupaten Sleman mencapai 76 tahun, sedangkan harapan hidup rata-rata untuk laki-laki 74 tahun.

“Maka dari itu kita harus terus canangkan gaya hidup sehat lewat Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) ini, salah satunya juga cek kesehatan rutin untuk terus meningkatkan usia harapan hidup kita,” papar Ratih.

Menurut Ratih, di masa sekarang ada pergeseran trend, dimana sebelumnya trend penyakit menular ada di Kabupaten Malang dan jadi penyebab utama kematian, kini penyakit tidak menular justru jadi momok yang terus menurunkan angka harapan hidup di masyarakat Kabupaten Malang. “Ya penyakit seperti Diabetes Militus, Hipertensi, Stroke seperti itu dimana penyebabnya gen dan gaya hidup yang kurang sehat, serta kurangnya olahraga,” .

Maka dari itu Dinkes Kabupaten Malang bakal terus memasyarakatkan Germas. Salah satunya lewat acara jalan sehat yang diadakan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu, (7/7) pagi tadi. Dinkes juga menggandeng kader mahasiswa dari Universitas Brawijaya untuk proaktif melaksanakan pemeriksaan kesehatan ke masyarakat. “Harapannya mereka yang beresiko tinggi terkena penyakit tidak menular tersebut bisa terkontrol, penyakitnya bisa terkendali melalui cek kesehatan rutin, pengobatan rutin maupun senam sehat, sehingga usia harapan hidup masyarakat di Kabupaten Malang ini nantinya bisa meningkat,” tandas Ratih.