Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Malang Gunawan, mengungkapkan, tren angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Malang cenderung menurun dari tahun ke tahun. Meski demikian jumlah ini masih tinggi dan hingga 2017, masih masuk dalam 10 besar kota kabupaten dengan kematian ibu tertinggi di Jawa Timur.

Pada 2016 jumlah kematian ibu sebanyak 21 kematian, sedangkan pada tahun 2017 sebanyak 18 kematian. Data terbaru tahun 2018 menunjukkan jumlah kematian ibu di Kabupaten Malang sebanyak 17 kasus.

“Hal ini menunjukkan bahwa upaya penurunan jumlah kematian ibu di Kabupaten Malang selama setahun hanya berhasil menurunkan 1 kasus. Itu artinya, berbagai sumber daya yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Malang dalam upaya menjaga lonjakan tingginya AKI (angka kematian ibu) dan AKB (angka kematian bayi) telah membuahkan hasil," papar Gunawanpada Pertemuan Teknis dengan TIMES Indonesia dan Radio Kanjuruan FM.

Sementara, sambung dia, angka kematian bayi baru lahir di Kabupten Malang cenderung fluktuatif selama 5 tahun terakhir. Setelah sempat mengalami penurunan selama kurun waktu 2014 – 2017. 

Pada tahun 2018 kembali naik dengan jumlah kasus kematian sebanyak 84 jiwa. Umumnya enyebab kematian bayi baru lahir terbanyak dikarenakan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah), Asfiksia, dan penyakit infeksi. 

"Hal ini menunjukkan bahwa masih perlu konsistensi dalam upaya penurunan kematian bayi baru lahir," kata Gunawan.

Hal tersebut terungkap pada saat Rapat Teknis Pemetaan Program Desain Program Isu Maternal dan Neonatal berbasi Media Online dan Media Penyiaran yang difasilitasi oleh Program Jalin-USAID area kerja Jawa Timur di Hotel Swissbel Iin Malang (26/2/2019).

CEO TIMES Indonesia Khoirul Anwar dan Lilis, kordinator Radio Kanjuruhan FM dalam presentasinya sama-sama menyampaikan komitmennya untuk berkontribusi dalam upaya penurunan AKI/AKB di Kabupaten Malang. Keduanya menawarkan berbagai program dan kegiatan terutama terkait dengan edukasi kepada masyarakat melalui pesan/iklan layanan masyarakat.

Hadir dalam pertemuan ini sejumlah pejabat Dinkes Kabupaten Malang, DPAKB, Kominfo, dan IDI. Mereka berkomitmen menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Malang.

www.timesindonesia.co.id