Detail Berita

Pertama kalinya Desa Glanggang Adakan Posbidu SMARThealth

Untuk pertama kalinya, Desa Glanggang mengadakan giat Posbindu SMARThealth untuk warga berumur 15 tahun ke atas. Giat ini diselenggarakan di Balai Pedukuhan Karang Tengah RT 25 RW 06 Desa Glanggang, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (19/01/2022).

Sesuai undangan yang beredar, warga mulai berdatangan ke pendopo balai pedukuhan pada pukul 09.00 WIB. Mereka akan langsung mengantri untuk skrining pemeriksaan faktor risiko penyakit tidak menular (PTM), seperti cek tekanan dan gula darah.

Giat Posbindu SMARThealth di Desa Glanggang, Pakisaji

 

Dalam skrining itu, setiap warga harus mengikuti alur pemeriksaan yang umum dilaksanakan dalam giat Posbindu PTM. Mereka musti mengisi daftar hadir dalam giat tersebut, kemudian diukur berat badan dan lingkar perut oleh Jarwati, kader Posyandu Balita yang turut membantu giat tersebut.

 

Hasilnya ditulis dalam buku pemeriksaan giat Posbindu PTM oleh kader SMARThealth Sulik’ani yang merangkap mengukur tinggi badan warga. Ketika antrian cukup banyak, tampak staf PTM dan Keswa Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Nur Ani Sahara, S.Kep. Ners., turut membantu pengukuran tinggi badan.

 

Balai Pedukuhan Karang Tengah Desa Glanggang, Pakisaji

 

Setelah itu, warga akan lanjut ke pemeriksaan tekanan darah. Pada meja pemeriksaan tekanan darah, kader SMARThealth Luluk Hardianti siap melayani pemeriksaan tekanan darah dengan menggunakan Blood Pressure Monitor/Tensimeter Digital BPM001 merek RGB Medical. Hasil pengukuran tekanan darah ini juga dicatat ke dalam buku pemeriksaan giat Posbindu PTM.

 

Usai ukur tensi, warga bergeser ke meja di sebeah barat. Di meja itu terlihat perawat Ponkesdes Wilujeng Desa Glanggang, Yulia Roikha, A.Md. Kep., yang siap melayani warga dalam pemeriksaan gula darah maupun konsultasi kesehatan terkait PTM.

 

Perawat Desa Glanggang periksa warga dan konsultasi

 

Jika dalam pemeriksaan dan hasil konsultasi mengindikasikan warga yang diperiksa tersebut memiliki faktor risiko tinggi (highrisk), perawat Yulia akan memberikan obat untuk beberapa hari kepada warga tersebut.

 

Gelaran giat Posbindu SMARThealth ini diadakan setelah kader SMARThealth menerima seperangkat alat kesehatan (alkes) dari Puskesmas Pakisaji. Di dalam tas kesehatan berwarna biru tua itu, di dalamnya terdapat Benecheck plus Multi Monitoring System 3 in 1, Benecheck plus Blood Glucose Test Strip 50s, Benecheck plus Total Cholesterol Test Strip 10s, Meteran Pengukuran Lingkar Perut, Tensimeter Digital + Adaptor, Sature Meter, GP Care Alcohol Swab with Isopropyl Alcohol, Disposafe Safety Box 2,5 L, Blood Lancet,dan Body Fat Wight Scale.

 

SMARThealth Kit Desa Glanggang

 

Sebenarnya petugas alkes Puskesmas Pakisaji telah mengambil alkes di gudang alkes Dinkes pada Minggu keempat bulan Desember 2021, namun karena ada pergantian Kepala Puskesmas di Puskesmas Pakisaji maka penanggung jawab PTM Puskesmas Pakisaji, Indah Ratri Ayunaningtyas, A.Md. Keb., berinisitiaf membagikan alkes menunggu setelah diadakan serah terima jabatan (sertijab) dari Kepala Puskesmas yang lama (dr. Nur Syamsu Dhuha) kepada Kepala Puskesmas yang baru (dr. Firmina). Akhirnya, alkes tersebut diterima oleh kader SMARThealth Desa Glanggang pada Senin (10/01/2022) di Puskesmas Pakisaji.

 

Giat Posbindu SMARThealth perdana di Desa Glanggang ini dimotori oleh dua kader SMARThealth dan dibantu oleh seorang kader Posyandu Balita beserta perawat Ponkesdes Wilujeng Desa Glanggang, namun dengan semangat empat lima, mereka  berhasil melakukan skrining terhadap 30 orang dari 50 undangan yang diedarkan. 

 

                                     
Staf PTM Dinkes dan Tim SMARThealth UB hadir dalam giat Posbindu SMARThealth Desa Glanggang, Pakisaji

 

Dari 30 warga yang berhasil diskrining ini terdapat 4 orang laki-laki dan sisanya sebanyak 26 orang adalah perempuan. Capaian ini sudah tergolong lumayan menginggat pada saat giat Posbindu SMARThealth ini, Desa Glanggang sedang memasuki musim panen padi.

Kendala yang dihadapi dalam giat ini adalah data tidak bisa diinput secara langsung ke dalam aplikasi eKader karena sinyal di lokasi kegiatan cukup lemah. Perwakilan Tim SMARThealth Universitas Brawijaya (UB) yang turut hadir dalam giat tersebut, mencoba mengirim foto ke staf PTM dan Keswa Dinkes namun tidak terkirim, alias pending. Baru setelah sampai Sekretariat SMARThealth, foto dan video terkirim semua.

Kendati giat Posbindu SMARThealth ini perdana, akan tetapi menurut pengakuan dua kader SMARThealth yang hadir dalam giat tersebut, sesungguhnya mereka sudah pernah melakukan input data secara langsung pada saat ada giat Posyandu Lansia di Desa Glanggang. Sudah ada sekitar 70 data yang diinput di dalam aplikasi eKader

Sumber : P2PTM Dinkes Kab Malang

Berita Lain