Berita Terkini

Tahun 2017 15 Puskesmas Kabupaten Malang Akreditasi
02-04-2017 12:32

Sebanyak 15 puskesmas di Kabupaten Malang menjalani penilaian akreditasi mulai bulan Agustus hingga pertengahan Desember nanti. Tahapan akreditasi harus dilakukan, menyusul pencanangan percepatan kinerja Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang Abdurrahman mengungkapkan, akreditasi puskesmas bakal dilakukan bertahap di 15 puskesmas. Yaitu Puskesmas Turen, Pakisaji, Pakis, Pujon, Donomulyo yang sudah dinilai tim akreditasi pusat tinggal nunggu hasilnya.
Selain itu, Puskesmas Dampit, Tirtoyudo, Sumberpucung, Gondanglegi, Kepanjen, Dau, Singosari, Lawang, Kasembon dan Tumpang, saat ini masih proses penilaian sampai pertengahan Desember.
 
”Tahun ini baru 15 puskesmas, sedangkan lainnya diakreditasi 2017 mendatang,” terang Abdurrahman. Untuk diketahui, di Kabupaten Malang terdapat 39 puskesmas yang tersebar di 33 kecamatan. Artinya lebih dari separo, atau 24 puskesmas belum mengantongi akreditasi.
 
Meski hanya 15 puskesmas, lanjutnya, jumlah puskesmas sasaran akreditasi tahun ini adalah terbanyak di Indonesia. Menurut Abdurrahman, rata-rata jumlah puskesmas yang maju akreditasi di daerah lain hanya empat hingga enam puskesmas.
 
”Jumlah kami ini terbanyak di Indonesia. Karena itu pula, saat penilaian nanti, Kabupaten Malang bakal mendapatkan kehormatan dikunjungi langsung oleh pihak Kemenkes,” tambahnya.
 
Abdurrahman menguraikan, penilaian utama layanan puskesmas pada saat diakreditasi nantinya mencakup tiga aspek. Yakni aspek upaya kesehatan perorangan (UKP), upaya kesehatan masyarakat (UKM) yang berorientasi promotif dan preventif.
 
Sementara yang ketiga adalah aspek administrasi dan manajemen serta kepengelolaan puskesmas secara profesional. ”Persiapan sudah kami lakukan, misalnya petugas kesehatan diberi bimtek (bimbingan teknis) terkait akreditasi puskesmas sejak setahun lalu,” tutur pria yang juga Ketua Stikes Kepanjen ini.
 
Meski demikian, Abdurrahman menyatakan bahwa akreditasi puskesmas memang merupakan program baru. Selama ini, yang diakreditasi oleh Kementerian Kesehatan baru rumah sakit. ”Akreditasi puskesmas tentu beda dengan program akreditasi rumah sakit. Jadi terus terang masih meraba-raba seperti apa nanti pelaksanaannya,” terang dia.
 
Pihak dinkes menargetkan seluruh puskesmas tersebut bisa mendapatkan akreditasi tingkat madya. Menurut dia, ada empat kategori akreditasi hasil penilaian dari Kemenkes.
 
Yakni kategori pratama, madya, utama, dan paripurna. Target tersebut dinilai realistis dengan mempertimbangkan kapasitas puskesmas yang ada. ”Seluruh puskesmas di Kabupaten Malang sudah buka 24 jam serta melayani rawat inap. Tentunya ini menjadi andalan kami untuk mendapatkan katagori akreditasi yang tinggi. Apalagi SDM puskesmas sudah diberikan bimtek,”